Dewan Pimpinan Kabupaten Asosiasi Pengusaha Indonesia (DPK APINDO) Kabupaten Bekasi secara resmi menyatakan dukungan penuh terhadap agenda besar Badan Pusat Statistik (BPS), yaitu Sensus Ekonomi 2026 (SE26).
Ketua DPK APINDO Kabupaten Bekasi, Bapak M. Yusuf Wibisono, menegaskan bahwa partisipasi aktif dari seluruh elemen dunia usaha adalah investasi jangka panjang bagi stabilitas ekonomi Indonesia. Menurut beliau, keberhasilan sensus ini bukan sekadar urusan administratif, melainkan langkah krusial dalam memotret realitas ekonomi terkini secara presisi.
Mengapa Data Akurat Itu Vital? Bapak M. Yusuf Wibisono menyoroti tiga pilar utama mengapa Sensus Ekonomi 2026 menjadi kunci pertumbuhan:
- Kebijakan yang Tepat Sasaran: Data yang valid memungkinkan pemerintah merumuskan regulasi dan bantuan ekonomi yang sesuai dengan kebutuhan riil pelaku usaha di lapangan.
- Iklim Investasi yang Kondusif: Investor memerlukan kepastian data untuk menanamkan modalnya. Dengan potret ekonomi yang jelas, daya tarik Kabupaten Bekasi dan Indonesia secara umum akan semakin meningkat.
- Daya Saing Nasional: Pemetaan kekuatan industri dan UMKM membantu kita mengidentifikasi peluang untuk bersaing di kancah global.
“Kami mengajak seluruh pelaku usaha, mulai dari skala mikro hingga besar, untuk menyambut petugas sensus dengan tangan terbuka. Berikanlah informasi yang benar, jujur, dan lengkap,” ujar Bapak M. Yusuf Wibisono.
Mari bersama-sama kita sukseskan Sensus Ekonomi 2026 demi mewujudkan perekonomian Indonesia yang lebih kuat, tangguh, dan inklusif!